Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Peternak Milenial Cilangkap Siap Bermitra dengan YESS

0 9

KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) berupaya menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penumbuhan wirausaha milenial menjadi salah satu program andalan Kementan guna regenerasi petani.

“Wirausaha sangat penting dalam pembangunan pertanian. Makanya, kita harus mengedukasi generasi milenial bahwa berusaha di sektor pertanian sangat menguntungkan,” ujar Mentan Syahrul dalam keterangannya, Kamis (20/8).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi menambahkan, sejak masuknya era revolusi industri 4.0, Kementan melakukan terobosan dalam meningkatkan produksi pertanian di berbagai komoditas melalui peningkatan minat generasi muda.

“Generasi milenial menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan. Estafet petani selanjutnya adalah pada pundak generasi muda, mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian,” ucapnya.

“Dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas untuk memajukan pertanian Indonesia secara modern dan berorientasi ekspor agar Indonesia menjadi negara agraris yang mandiri pangan,” sambungnya.

Ads Air Haji

Prospek bisnis komoditas peternakan tak kalah menjanjikan bila dibandingkan komoditas pertanian lainnya seperti tanaman pangan dan hortikultura. Tak hanya sapi, kambing dan ayam yang dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, burung puyuh pun memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

Kebutuhan telur burung puyuh secara nasional mencapai kisaran 7 juta butir per hari, sedangkan produksi hanya mampu mencukupi sekitar 4 juta butir per hari. Kondisi ini menjadi peluang tersendiri bagi Slamet Wuryadi yang merupakan Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Cilangkap Sub 1 Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat.

Sadar akan manfaat puyuh baik secara ekonomis maupun nilai gizi, Slamet Wuryadi bersama kelompok masyarakat melalui Slamet Quail Farm (SQF) mendorong aktivitas kelompok tani dari segi akses permodalan, bantuan bibit, dan akses pakan yang terjangkau guna menggerakkan sektor ternak puyuh.

“Daging puyuh dapat diolah menjadi makanan enak siap saji dan telur puyuh yang kaya akan protein ini telah dipasarkan di daerah sekitar sukabumi, Jakarta dan wilayah lainnya, bahkan telur puyuh yang masuk dalam kemasan mie instan sudah ada yang di ekspor ke luar negeri,” ungkap Wahyu bangga.

Keberhasilan sosok Wahyu bersama P4S Cilangkap ini mendasari program YESS untuk bermitra guna melatih semua generasi muda milenial untuk lebih menyukai pertanian khususnya peternakan.

Project Manager YESS Inneke Kusumawaty menyampaikan, program ini sangat membantu untuk memberdayakan generasi muda atau pemuda tani untuk memanfaatkan sumber daya alam pertanian atau peternakan di pedesaan secara optimal dan menguntungkan. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.