Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Produk Cengkih Indonesia Digemari di Mesir

0 16

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut rempah Indonesia, khususnya cengkih sangat digemari oleh negara Mesir.

Data Kemendag, Indonesia menempati posisi nomor satu sebagai negara eksportir cengkih di Mesir.

“Produk rempah Indonesia sangat menjanjikan di pasar Mesir, seperti pala dan cengkih. Indonesia menempati posisi nomor satu sebagai eksportir cengkih ke mesir,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Kasan dalam video daring, pekan ini.

Atase Perdagangan Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan, para importir Mesir sangat memperhatikan kualitas produk yang masuk di negaranya.

“Untuk itu, para eksportir Indonsia harus menyiapkan dokumen ekspor yang dilengkapi dengan certificate of analysis dari laboratorium, certificate of phytosanitary dari Badan Karantina Pertanian untuk produk tumbuhan, serta dokumen tambahan lain sesuai permintaan buyers,” katanya.

Ads Air Haji

Pihaknya, lanjut dia, akan membantu pelaku usaha yang ingin mencari buyers di Mesir.

“Sebagai langkah awal, kami akan memfasilitasi pertemuan dengan para importir atau para pelaku usaha yang sudah berpengalaman dan mengetahui prosedur pengiriman barang, keamanan pangan (food safety), dan label produk,” ucapnya.

Nilai total ekspor rempah Indonesia ke Mesir periode Januari-April 2020 tercatat sebesar USD 1,42 juta. Untuk cengkih (HS 9071) tercatat sebesar USD 1,12 juta, kayu manis (HS 9061) tercatat sebesar USD 181 ribu, pala (HS 9081) sebesar USD 100 ribu, lada (HS 9041) sebesar USD 13 ribu dan jahe (HS 9109) tercatat sebesar USD 6000.

Sementara untuk pasar India, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Chennai Kumara Jati mengungkapkan, rempah Indonesia juga berpeluang besar karena mayoritas masyarakatnya membutuhkan rempah-rempah sebagai obat, kegiatan keagamaan, kosmetik, aroma terapi, dan minuman.

“Rempah Indonesia berpotensi besar di India karena tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan mentah rempah,” katanya.

Adapun nilai ekspor rempah Indonesia ke India periode JanuariApril 2020 untuk cengkih (HS 0907) tercatat sebesar USD 7,9 juta, biji pala, bunga, dan kapulaga (HS 0908) tercatat sebesar 7,3 juta, kopi (HS 0901) tercatat sebesar USD 5,9 juta, lada (HS 0904) tercatat sebesar USD 3,29 juta, serta jahe, kunyit, temulawak (HS 0910) tercatat sebesar USD 1,8 juta. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.