Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Produk Olahan Kopi RI Tembus Ekspor 4,82 Ton ke Cina

0 24

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Meski di tengah pandemi Covid-19, ekspor produk pengolahan kopi Indonesia tetap tinggi di sejumlah negara, terutama di pasar Cina.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Abdul Rochim turun langsung melepas kontainer ekspor produk kopi olahan PT UCC Victo Oro Prima ke Cina di kawasan Industri Bogorindo, Sentul, Jawa Barat, Selasa (18/8).

Dirjen Industri Agro mengapresiasi PT UCC Victo Oro Prima yang mampu meningkatkan pengapalan produknya ke pasar mancanegara. Hal ini diharapkan dapat memotivasi perusahan kopi olahan lainnya untuk lebih gencar memasarkan produknya ke pasar dalam maupun luar negeri.

Ads Air Haji

“Ekspor dalam masa pandemi Covid-19 ini, kami rasa bisa memotivasi kita semua, mulai dari pihak pemerintah hingga dunia usaha, bahwa peluang masih ada, sehingga kalau bisa semangat ini terus kita gerakkan,” katanya.

Selain menghasilkan devisa, ekspor produk kopi olahan Indonesia juga bisa menjadi parameter eksistensi produk kopi olahan nasional di pasar internasional. Produk yang diekspor oleh PT UCC Victo Oro Prima berupa roasted coffee beans dengan tiga varian kopi, yakni kintamani blend, java blend, dan Toraja blend dengan total volume sebesar 4,82 ton.

Rochim mengungkapkan, industri pengolahan kopi nasional tidak hanya menjadi pemain utama di pasar domestik, akan tetapi juga dikenal sebagai pemain global. Di tahun 2019, ekspor produk kopi olahan memberikan sumbangan pemasukan devisa sebesar USD610,89 juta, atau meningkat sekitar 5,33 persen dibanding tahun 2018.

Capaian positif tersebut tidak terlepas dari potensi Indonesia sebagai negara penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia, setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia, dengan produksi rata-rata sekitar 773 ribu ton per tahun atau 8 persen dari produksi kopi dunia. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.