Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Produk Olahan Nanas Bengkulu Terus Dikembangkan

0 17

BENGKULU, KABARPANGAN.ID – Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) Bersama desa Tanah Tinggi, Kecamatan Padang Jaya, Bengkulu Utara, berupaya terus mengembangkan sekaligus mengangkat gengsi pangan lokal di daerahnya.

Salah satunya, produk holtikultura nanas yang menjadi primadona di wilayahnya. Sebagai makanan nomor satu, Gapoktan akan mengembangkan produk olahan tersebut secara maksimal, bukan hanya dalam pengolahan namun juga dari sisi pemasaran.

“Sekarang ini nanas diolah menjadi selai dan dodol saja. Ke depan kami akan kembangkan terus agar variatif dan juga pemasarannya secara online,” ujar Ketua Seksi Pengembangan Usaha Gapoktan Bhakti Bersama, Warsi, dalam keterangannya, Sabtu (25/7).

Kepala Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan BKP Andriko Noto Susanto mengatakan, pengembangan pangan lokal melalui produk olahan, sejalan dengan kebijaka Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Ads Air Haji

Di hadapan Gapoktani, dia terus mendorong produk olahan Bengkulu tidak hanya dikenal di daerahnya, namun juga harus seluruh Indonesia.

“Mulai saat ini coba usahakan pemasarannya secara online, sehingga produknya tidak hanya dikenal di Bengkulu, bahkan seluruh Indonesia. Jadi, saat ini pemasaran paling efektif melalui online. Ini yang harus digarap,” ujar Andriko.

Dengan demikian, lanjut dia, permintaan produk olahan Begkulu akan meningkat. Tentu saja, produk olahan Bengkulu terus dikembangkan tidak hanya nanas namun juga produk olahan holtikultura lainnya.

“Kalau sudah demikian, desa ini pun akan dikenal dengan desa nanas. Dampaknya, masyarakat disini akan meningkat pendapatan dan kesejahteraannya. Inilah yang kami harapkan,” pungkasnya.

Di Bengkulu, selain nanas yang diolah menjadi selai dan dodol, produk Gapoktan lainnya adalah keripik pisang dan singkong. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.