Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Produk Turunan Sawit Senilai Rp 4,1 M Diekspor ke Cina

0 12

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian TB Asahan memfasilitasi ekspor komoditas produk turunan minyak kelapa sawit Palm Fatty Acid Distillate sebanyak 510 ton untuk pertama kalinya.

Produk turunan asal sub sektor perkebunan dengan nilai ekonomi Rp 4,1 miliar ini diberangkatkan ke Hangzhou Cina setelah melalui serangkaian tindakan pemeriksaan oleh pejabat karantina pertanian di wilayah kerja Kuala Tanjung, TB Asahan.

“Ini adalah pertama kalinya bagi perusahaan kelapa sawit yang ada di Labuhanbatu melakukan ekspor komoditas pertanian sub sector perkebunan produk turunan minyak kelapa sawit Palm Fatty Acid Distillate,” kata Kepala Karantina Pertanian TB Asahan, Bukhari dalam keterangannya, Senin (27/7).

Ads Air Haji

Dikatakannya, potensi minyak kelapa sawit dari Sumatera Utara khususnya Tanjung Balai Asahan cenderung meningkat. Bahkan, di masa pandemi Covid-19, ekspor komoditas produk turunan minyak kelapa sawit Palm Fatty Acid Distillate terus berjalan lancar.

Berdasarkan data layanan terintegrasi dengan Karantina (Iqfast), pada periode Januari sampai dengan Juli 2020, ekspor produk turunan minyak kelapa sawit yang disertifikasi melalui kantor wilayah kerja Kuala Tanjung sebesar 120.763 ton, senilai Rp 1.1 triliun, dengan negara tujuan Nigeria, Kanada dan China.

Sedangkan pada kurun waktu tahun 2019, komoditas produk turunan minyak kelapa sawit yang telah disertifikasi oleh Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan sebesar 230,3 ribu ton dengan nilai Rp 1.8 triliun dengan lima negara tujuan masing-masing Cina, United Arab Emirates, Algeria, Australia dan Brazil.

Hl ini sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa ekspor komoditas pertanian khususnya minyak kelapa sawit memiliki potensi besar dan melimpah sehingga diminati oleh negara lain. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.