Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Subsidi

0 7

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyebutkan sampai dengan 5 Agustus 2020 telah menyalurkan sebanyak 5.426.509 ton pupuk subsidi.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan, dari jumlah tersebut terdiri dari 2.482.263 ton Urea, 385.031 ton SP-36, 491.418 ton ZA, 1.733.851 ton NPK, dan 333.946 ton Organik.

“Angka tersebut setara 68 persen dari alokasi nasional tahun 2020 yang sebesar 7.949.303 ton, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No 10 Tahun 2020,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (16/8).

Lanjut dia, Perseroan berkomitmen untuk mengoptimalkan proses distribusi pupuk subsidi kepada petani.
“Sebagai BUMN, terhadap penugasannya, Kami terus mengoptimalkan proses distribusi pupuk bersubsidi kepada petani agar tetap berjalan lancar dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Ads Air Haji

Dikatakan dia, di beberapa daerah serapannya memang cukup tinggi. misalnya Jawa Barat yang sudah 84 pesen dari alokasi, Banten dan Kalimantan Utara yang sudah 85 persen, Sumatera Selatan 80 persen dan Sulawesi Selatan sebesar 76 persen.

Untuk mengantisipasi kebutuhan petani apabila terjadi kekurangan atau kehabisan alokasi, kata dia, Perseroan telah menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi. Perseroan mencatat, stok pupuk non subsidi saat ini tersedia sekitar 759.895 ton.

“Stok tersebut tersedia mulai dari lini I hingga lini III dan kios-kios pupuk resmi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang alokasi pupuk bersubsidinya belum tercukupi, dan bagi petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK,” ungkapnya.

Pupuk Indonesia mencatat, stok pupuk subsidi yang tersedia saat ini dalam kondisi aman. Data Perseroan menunjukkan total stok sebanyak 1.316.076 ton, sekitar lima kali lipat dari ketentuan minimum stok yang sebesar 244.893, guna menjaga ketersediaan pupuk bagi masyarakat petani.

Adapun jumlah stok pupuk tersebut dipenuhi oleh lima anak perusahaan Pupuk Indonesia, di antaranya PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.