Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Revitalisasi Penggilingan Padi, Balitbangtan Luncurkan Beras Premium Berkualitas

0 10

KARAWANG, KABARPANGAN.ID – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) meluncurkan beras premium berkualitas.

Beras premium berkualitas ini dari pemanfaatan revitalisasi penggilingan padi oleh Balitbangtan dan PT Spinindo Pangan. Sejauh ini, kerja sama tersebut telah menghasilkan beras premium dan medium yang berkualitas.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menyampaikan, bahwa dengan memanfaatkan Rice Milling Unit (RMU) bisa menghasilkan beras berkualitas premium dengan rendemen optimal.

“Kerjasama ini menunjukkan transfer teknologi Balitbangtan dipandang mampu meningkatkan pemahaman mitra dalam pengoperasian RMU sesuai standar serta menerapkan manajemen mutu,” ujarnya di Laboratorium Mutu Beras dan Pascapanen Serealia Lainnya di Karawang, Jawa Barat, pekan ini.

Lanjut dia, kerja sama tersebut bisa menggerakkan ekonomi bagi petani maupun pelaku usaha tani, mulai dari pengadaan bahan baku baik berupa Gabah Kering Panen (GKP) atau Gabah Kering Giling (GKG), bahkan Beras Pecah Kulit (BPK) yang memenuhi persyaratan agar menghasilkan beras yang memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan.

Ads Air Haji

“Saat ini, menurut Mentan, semua insan pertanian harus tetap bekerja keras dengan semangat tinggi dan tangguh, untuk mewujudkan kemandirian pangan. Pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang untuk terus mendampingi petani,” paparnya.

Kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama PT Spinindo Poppy Dharsono mengatakan, bahwa Spinindo memiliki niat luhur untuk mengembangkan beras agar masyarakat di sekitar Karawang atau Jakarta bisa menikmati hasil Laboratorium Mutu Beras tersebut.

“Saya sangat concern pada kondisi pangan kita, karena kedepannya seluruh dunia akan mengalami krisis pangan yang luar biasa. Melalui CSR, kita membantu petani bagaimana mengembangkan beras yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Acep Jamhuri mengatakan, Kabupaten Karawang relatif pesat perkembangannya dengan adanya pembangunan Transit Oriented Development (TOD) kereta api cepat, pembangunan tol Sentul–Karawang dan menjadi lokasi bandara internasional.

Namun, Acep memastikan pembangunan tersebut tidak akan mengganggu kegiatan pertanian di Karawang. Pemda Karawang telah menerbitkan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (Perda LP2B) yang akan mempertahankan karawang sebagai lumbung padi di Jawa Barat.

“Karawang akan tetap mempertahankan pertanian karena memang sejarahnya Karawang dari zaman Tarumanegara, Padjajaran sampai Mataram selalu menjadi pusat logistik pertanian,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.