Portal Berita Online
Ads Beras Haji

RI Ekspor Keramba Jaring Apung Senilai Rp 4,8 M ke Maladewa

0 4

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Indonesia di tengah pandemi Covid-19 masih terus meningkatkan ekspor di pasar global. Seperti, mengekspor produk keramba jaring apung senilai Rp 4,8 miliar ke Maladewa.

“Kegiatan ini selaras dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia yang mendorong penggunaan produk lokal, sehingga dapat menjadi tuan rumah di negara sendiri dan mampu bersaing di pasar internasional,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto dalam keterangannya, Minggu (13/9).

Keramba jaring apung tersebut merupakan inovasi PT Gani Arta Dwitunggal yang menggunakan bahan Prime Grade High Density Polyethylene (HDPE) sehingga ramah lingkungan dan memiliki kekuatan tarik (tensile strength), kelenturan, ketahanan yang lebih kuat dari plastik daur ulang, serta berdaya tahan lebih lama.

“Kami mengapresiasi konsistensi dan strategi PT Gani Arta Dwitunggal dalam memproduksi sarana budidaya perikanan nasional dan global melalui pengembangan inovasi produk keramba jaring apung HDPE. Meskipun ekspor produk Indonesia banyak menghadapi tantangan dan dampak tekanan pandemi, namun kita harus terus melakukan berbagai upaya dan terobosan inovasi untuk tetap bisa bertahan dan mendapatkan peluang,” katanya.

Ads Air Haji

Saat ini diperkirakan setengah dari produksi perikanan dunia berasal dari perikanan tangkap (wild catch fisheries). Namun, perikanan tangkap mengalami perlambatan pertumbuhan produksi karena jumlah hasil tangkapan yang hampir mencapai kapasitas maksimal akibat penangkapan ikan berlebihan dan maraknya aktivitas penangkapan ilegal (illegal,unreported, unregulated fishing/IUUF).

“Untuk itu, upaya pengelolaan perikanan diarahkan pada perikanan tangkap yang memerangi IUUF dan perikanan yang berkesinambungan, baik budidaya perikanan di darat, air payau, maupun laut lepas,” terangnya.

lanjut Mendag Agus, Indonesia memiliki potensi dalam meningkatkan ekspor sarana dan prasarana untuk produk perikanan guna mengoptimalkan potensi budidaya perikanan laut. Dalam mendukung sarana dan prasarana tersebut, keramba jaring apung modern produksi PT Gani Arta Dwitunggal menjadi contoh pengembangan inovasi teknologi kelautan dan perikanan modern.

Sebelumnya, Kemendag telah melakukan beberapa pelepasan ekspor selama masa pandemi. Kegiatan tersebut di antaranya adalah pelepasan ekspor perdana produk jamu Sido Muncul ke Arab Saudi, pelepasan kontainer ekspor ke-4.000 Mayora Group, pelepasan kontainer ekspor produk tekstil ke-11 juta meter PT Ateja Tritunggal ke-84 negara, pelepasan ekspor perdana produk kopi olahan PT UCC Victor Oro Prima ke Tiongkok, serta pelepasan ekspor perdana 20 ton bawang merah goreng PT Inti Sumber Citra Rasa ke Malaysia.

Kinerja perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 8,75 miliar pada periode JanuariJuli 2020. Pada periode tersebut, nilai ekspor produk struktur terapung (HS Code 89079090) termasuk produk keramba jaring apung, rakit, pelampung suar, landasan apung, tercatat sebesar USD 1,62 juta. Nilai ini naik 297,70 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 407,87 ribu.(mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.