Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Simplikasi Cukai Rokok Dipertanyakan DPR

Rugikan Petani Tembakau dan Pengusaha

0 8

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – DPRI RI mempertanyakan rencana pemerintah akan menerapkan simplikasi atau penyederhanaan cukai rokok pada 2021 mendatang. Kebijakan tersebut dianggap merugikan petani tembakau dan pelaku usaha domestik.

Pasalnya, kebijakan saat ini di mana terdapat 10 lapis (layer) jenis sudah adil bagi petani tembakau dan industri rokok.

“Kebijakan tersebut sudah mewadahi berbagai kelas, baik dari skala besar, menengah, hingga kecil,” ujar Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR, Lulu Nur Hamidah di Jakarta, Kamis (23/7).

Menurut dia, simplikasi hanya akan menguntungkan satu perusahaan rokok besar. Padahal pemerintah harusnya melindungi semua industri rokok, hingga yang terkecil yakni petani tembakau.

Ads Air Haji

Dia menyebut, saat ini ada sekitar 487 pabrikan rokok yang 98 persennya merupakan pabrikan menengah kecil.

Simplikasi, kata dia, membuat pabrikan kecil tidak mampu bertahan harus bersaing dengan pabrikan besar. Akibatnya, akan menambah jumlah pengangguran di Tanah Air.

“Dampak lainnya, pabrikan kretek yang merupakan produk yang sangat besar dan khas dari Indonesia, tidak akan mampu untuk bertahan,” ucapnya.

Seperti diketahui, simplikasi cukai rokok akan diberlakukan pada tahun depan. Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.77/02/2020. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.