Portal Berita Online
Ads Beras Haji

SP3T Bantu Petani Pati

0 9

PATI, KABARPANGAN.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) tidak hanya fokus untuk meningkatkan produksi pangan saja. Melainkan juga penanganan pascapanen dengan sistem pengelolaan yang terstruktur, salah satunya melalui pembentukan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T).

SP3T lahir atas dasar keprihatinan. Karena selama ini petani padi banyak yang tidak menikmati hasil panen secara maksimal karena banyak dijual dalam bentuk gabah kering panen.

Kementan pun memberikan bantuan alsintan seperti combine harvester, vertical dryer, RMU, dan mesin packing.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Pati Purwanto, petani di Desa Kepuhkencono Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pat, Jawa Tengah, mendapat bantuan SP3T komplit. Mulai dari alat tanam, alat panen sampai alat pasca panen.

“Para petani yang tergabung di Gabungan Kelompok Tani Fortuna, telah bisa melayani permintaan beras seperti apa saja karena alat sudah tersedia dari Kementan,” ucap Purwanto pada saat Tim Humas Direktorat Jenderal Tanaman Pangan berkunjung ke tempat SP3T Gapoktan Fortuna Desa Kepuhkencono Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati.

Ads Air Haji

Zamzuri Ketua Gapoktan Fortuna mengatakan, sangat amat terbantu dengan bantuan SP3T dari Kementerian Pertanian ini.

“Setelah mendapat bantuan ini efektivitas pengelolaan lebih cepat. Yang biasanya petani membutuhkan waktu yang lama untuk pengolahan “ jelas dia.

Lebih lanjut Zamzuri menceritakan bahwa untuk harga sebelum punya alat ini harga per kilogram (kg) Rp 7.500 sekarang menjadi Rp 8.400. Dan untuk satu hari bisa menghasilkan 5 ton dan hanya membutuhkan satu orang tenaga kerja saja.

“Untuk biaya penggilingan sampai menjadi beras dalam kemasan yaitu Rp 300 untuk petani yang datang dari daerah lain. Tapi untuk daerah sini hanya Rp 250 perkilonya,“ ucap Zamzuri.

Dengan adanya alat ini Kelompok Tani dan masyarakat sekitar daerah sini bisa terbantu harga jualnya. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.