Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Swasembada Pangan di Depan Mata

0 10

PANDEGLANG – Produksi pangan tahun ini mengalami peningkatan. Bercermin akan hal ini, Direktur Utama Perusahan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso meyakini swasembada pangan segera terwujud.

Tentu saja, harapan tersebut harus didorong sinergitas, terutama para petani untuk terus meningkatkan produksi pangan.

“Tahun ini produksi pangan surplus,” kata Budi Waseso di Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, Selasa (28/7).

Buwas begitu sapaan akrabnya, mengungkapkan Perum Bulog akan melakukan ekspor, dan sudah melakukan pengemasan. Namun tertunda karena terkendala pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Sedihnya, permintaan ekspor beras sebanyak 100 ton per bulan itu dibatalkan oleh negara itu.

Ads Air Haji

“Kami akan sebanyak-banyaknya menyerap gabah dan beras petani dan tidak mendatangkan beras impor,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), menyebutkan persediaan pangan dipastikan aman sampai Desember 2020, karena saat ini Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 1,452 juta ton.

Selain itu, Bulog terus mengoptimalkan penyerapan pangan petani dengan harga yang menguntungkan petani, yakni Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Pungut (GKP) 4.200 per kilogram (kg) Gabah Kering Giling (GKG) Rp 5.500 per kg dan beras premium Rp 9.300 per kg.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi S Januardi berharap kerja sama untuk menyerap beras dan gabah terus berkesinambungan karena dapat membantu pendapatan petani.

“Semoga terus terjalin kerja sama ini, sehingga dapat membantu ketahanan pangan dan pendapatan ekonomi petani,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.