Portal Berita Online

Tanaman Ganja Jadi Binaan Kementan

0 36

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Ganja dikenal sebagai tanaman obat, tanaman kontroversial ini banyak manfaat untuk kesehatan. Namun ganja bisa berbahaya bagi kesehatan apabila digunakan sembarangan tanpa seizin dokter.

Mengenai ganja, ternyata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah meneken Peratuan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 tentang Komoditas Binaan Kementerian Pertanian sejak 3 April 2020 lalu.

“Komoditas binaan Kementerian Pertanian meliputi komoditas binaan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan,” demikian bunyi diktum kesatu Kepmen Komoditas Binaan dikutip dari laman Kementan, Sabtu (29/8).

Dalam Kepmen tersebut ganja masuk dalam lampiran jenis tanaman obat yang dibina oleh Direktorat Jenderal Hortikultura.

Total ada 66 jenis tanaman obat yang dibina Ditjen Hortikultura. Selain ganja, jenis tanaman obat lain yang dibina antara lain kecubung, mengkudu, kratom, brotowali, hingga purwoceng.

Diketahui, ganja termasuk dalam jenis narkotika golong I berdasarkan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain ganja, jenis narkotika golongan I yang lain adalah sabu, kokain, opium, heroin. Namun, golongan I boleh digunakan hanya dalam hal-hal tertentu.

Selanjutnya, ada juga UU Nomor 35/2009 yang melarang konsumsi, produksi, hingga distribusi narkotika golongan I.

Dalam UU tersebut, setiap orang yang memproduksi atau mendistribusikan narkotika golongan I diancam hukuman pidana penjara hingga maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Sementara bagi penyalahguna narkotika golongan I diancam pidana paling lama 4 tahun. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.