Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Teknologi Future Farming 4.0 Diuji Coba di Jabar

0 276

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Pemerintah melalui BUMN tengah mengembangkan Food Estate dengan teknologi future farming 4.0. Tahap pertama, dikembangkan di Sukamandi, Subang, Jawa Barat (Jabar).

Pengembangan Food Estate itu melibatkan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), dan PT Pupuk Kujang.

Penggunaan teknologi terikini ini dilakukan bertujuan untuk memacu pertumbuhan produksi beras nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Di lokasi, Wakil BUMN Budi Gunadi Sadikin turun langsung mencoba melakukan tanam padi dengan teknologi Future Farming 4.0 milik RNI.

Direktur Utama Sang Hyang Seri Karyawan Gunarso mengatakan, pengembangan Food Estate Sukamandi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Ads Air Haji

“Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui program Corporate Farming yang terintegrasi dari hulu (produksi) hingga hilir (pemasaran),” katanya, pekan ini.

Diharapkan, melalui program ini tingkat produktivitas di lahan tersebut dapat mencapai target peningkatan 70 persen dari yang semula 5 ton per hektare (ha) menjadi 8,5 ton per ha, sehingga dari luas 1.000 ha dapat diperoleh 8.500 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Dalam skema bisnis Corporate Farming tersebut BUMN yang terlibat menjalankan peran sesuai dengan core bisnisnya masing-masing. Untuk Sang Hyang Seri berperan sebagai penyedia lahan, benih, serta inisiator kerjasama dengan petani.

Sementara dari sisi manufaktur, PT Pertani mengambil peran sebagai penyedia fasilitas pengolahan modern dari mulai drying, cleaning, hingga packaging. Pertani juga berperan sebagai off taker yang akan menjamin penyerapan gabah yang dihasilkan petani.

Adapun distribusi dan pemasaran produk pertanian dilakukan oleh RNI. Selain itu, RNI juga memberikan dukungan analisis serta pemetaan lahan melalui teknologi Future Farming 4.0. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.