Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Teknologi Mocaf: Produk Olahan Ubi Kayu Jadi Berkualitas Tinggi

0 17

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Mendukung keinginan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terkait diversifikasi pangan, Badan Pengembangan dan Penelitian Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) menciptakan teknologi Mocaf untuk memperbaiki kualitas produk olahan singkong menjadi berkualitas.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry menjelaskan, teknologi Mocaf mempu memperbaiki parameter-parameter kualitas tepung singkong.
Teknologi Mocaf adalah teknologi pembuatan tepung ubi kayu/kasava atau dikenal singkong termodifikasi secara biologi (Biologically Modified Cassava Flour/Bimo-CF).

“Teknologi Mocaf adalah teknologi pembuatan tepung kasava termodifikasi secara biologi (Biologically Modified Cassava Flour/Bimo-CF),” katanya dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) Balitbangtan, Dr Misgiyarta mengatakan, ubi kayu paling potensial sebagai sumber pangan lokal karena produktivitasnya tinggi.

“Pada tanah yang subur, varietas ubi kayu tertentu produktivitasnya bisa mencapai 50 ton per hektar (ha). Tanaman ubi kayu juga bisa tumbuh dan menghasilkan umbi di tanah marjinal,” ujarnya.

Ads Air Haji

Menurut dia, tanaman ubi kayu bisa mendukung kemandiringan pangan. Sebab sangat cocok dengan ekosistem di Indonesia.

“Tanaman ubi kayu juga tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat telah mengenal teknologi budidaya maupun pengolahan pada tingkat sederhana,” ucapnya.

Berdasarkan Statistik Pertanian tahun 2019, produksi ubi kayu pada 2014 mencapai di atas 23 juta ton, namun terus mengalami penurunan hingga 16 juta ton pada 2018. Rata-rata penurunan 15 persen setiap tahun. Salah satu penyebabnya karena penurunan produktivitas dan luasan lahan.

“Hal ini sangat mengkuatirkan dari sisi ketersediaan sumber pangan pokok. Di sisi lain, ubi kayu merupakan komoditas yang rentan fluktuasi harga di pasaran. Saat panen serentak, harga ubi kayu turun drastis,” ucapnya.

Adapun sentra produksi ubi kayu di Indonesia ada di Provinsi Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.
Dia menjelaskan, penggunaan teknologi Mocaf pada produk singkong bisa merekayasa menghilangkan bau, meningkatkan derajat putih, mengurangi pahit, meningkatkan elastisitas, dan meningkatkan daya kembang.

“Tepung Mocaf ini lebih sehat karena tidak mengandung gluten, rendah protein, dan manfaatnya hampir menyamai tepung terigu. Tepung singkong termodifikasi ini cocok untuk aneka produk olahan kue, cake, bolu, biscuit, dan mie,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.