Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Terobosan Baru! Petani Kalbar Tanam Jagung di Bawah Tegakan Kelapa

0 15

KALBAR, KABARPANGAN.ID – Petani di provinsi Kalimantan Barat (Kalbal) melakukan terobosan baru untuk meningkatkan produksi jagung dengan menanam komoditas ini di bawah tegakan kelapa.

Direktur Jenderal Perbenihan Tanaman Pangan Kalbar M Takdir Mulyadi mengatakan, selain untuk mendongkrak produksi jagung, pengembangan tanaman jagung di bawah tegakan kelapa sekaligus untuk menambah luas areal tanam jagung yang selama ini masih mengandalkan lahan terbuka untuk pertanamannya.

Langkah ini sejalan dengan keinginan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, bahwa tantangan yang dihadapi pertanian saat ini adalah mencukupi pangan bagi seluruh rakyat indonesia.

“Kita harus memastikan ketersediaan pangan di seluruh Tanah Air, baik ketersediaan barang pangan maupun ketersediaan akses untuk mendapatkannya di situasi pandemi covid-19,” kata Mentan, dalam berbagai ksempatan.

Ads Air Haji

Pengembangan menanam jagung di bawah tegakan kelapa bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar. Demfarm pengembangan jagung di bawah tegakan kelapa adalah sesuatu yang baru bagi petani Kalbar. Di mana sebelumnya petani terbiasa menanam jagung dilahan-lahan terbuka. Apalagi tanaman jagung adalah tanaman yang memerlukan pencahayaan sinar matahari penuh.

Mulyadi menerangkan, bahwa alokasi demfram ini dilakukan dilahan seluas 100 hektar (ha) di Kabupaten Sambas, 100 ha di Kabupaten Mempawah dan 50 ha di Kabupaten Kuburaya dengan total 250 Ha. Sarana yang diberikan adalah berupa benih, herbisida dan pupuk. Penyediaan sarana tersebut adalah komitmen bersama antara Kementan dengan perusahaan penyedia.

“Saya minta kepada kabupaten yang telah ditunjuk untuk segera membuat Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) melalui kostratani, sehingga pada saat tanggal 17 Agustus 2020 semua lahan sudah tertanami jagung dibawah tegakan kelapa,” ujarnya, Selasa (11/8).

Merespon hal itu Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kabupaten Sambas, langsung bekerja cepat. Dengan memanfaatkan peran Kostratani pengajuan CPCL bisa dipenuhi sesuai target. Adalah Kecamatan Jawai yang mendapatkan alokasi tersebut yang terbagi didalam 5 Desa pelaksana yaitu Desa SB. Danau, Sui Nilam, SB. Kuala, Pelimpaan, Parit Setia dan Bakau.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat melakukan tanam perdana di Desa Parit Setia Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas mengatakan bahwa sangat mendukung program yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kementan. Dukungan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah Kabupaten Sambas dalam penyediaan ketahanan pangan selama masa pandemi Covid-19 maupun saat memasuki kenormalan baru. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.