Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Tingkatkan Nilai Tambah Lewat Cabai Blok

0 6

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Cabai merupakan salah satu dari 11 komoditas prioritas pengembangan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Alternatif pengawetan cabai menjadi cabai blok merupakan salah satu hilirisasi yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas cabai.

Untuk itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang memberikan pelatihan dengan materi Alternatif Pengawetan Cabai (Cabai Blok). Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, pada Selasa (11/8).

Bustanul mengatakan, dengan mengetahui keterampilan pengawetan cabai ini diharapkan mempermudah petani misalnya saat panen raya dan harga turun, dapat memperpanjang masa simpan dan menambah nilai tambah komoditas cabai.

“Semoga Bertani on Cloud selalu diminati dan dapat meningkatkan kompetensi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya saat membuka pelatihan secara resmi.

BBPP Lembang Spesialisasi Pengolahan Hasil Pertanian Widyaiswara menjelaskan, tujuan pengolahan cabai blok di antaranya untuk memperpanjang daya simpan, meningkatkan nilai tambah, menekan kehilangan (losses), dan sebagai bahan baku proses pengolahan berikutnya.

Ads Air Haji

Dia menjelaskan, alat-alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat cabai blok, yakni pisau, talenan, loyang, cetakan, baskom, sendok, spatula, blender, dan cabinet dryer/oven/sinar matahari dengan bahan utama cabai merah dan tepung tapioka.

“Untuk cara pengolahannya mulai dari sortasi, pencucian, pembuangan bagian yang tidak diperlukan, pengeringan, pencampuran dengan tepung tapioka, dan pencetakan,” jelasnya.

Selanjutnya, dia juga menjelaskan tentang teknik pengemasan cabai blok, baik kemasan primer, sekunder, maupun tersier.

Lanjut dia menerangkan, bahwa hitungan secara umum Benefit Cost Ratio (R/C Ratio) dengan asumsi 100 kilogram (kg) bahan baku cabai merah, dengan konversi rendemen 27 persen dapat menghasilkan 27 kilo cabai blok kering.

“Dengan harga bahan baku berupa cabai segar misalnya Rp 12.000 ditambah biaya lainnya, jika cabai blok dijual dengan harga Rp 75.000/kg maka diperoleh pendapatan Rp 2.025.000. Artinya apabila harga cabai segar Rp 10.000 dan cabai blok dijual dengan harga Rp 15.600 maka keuntungan Rp 5.600 atau ada kenaikan nilai tambah 56 persen,” pungkasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.