Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Tingkatkan Pendapatan, UMKM Sawit Ciptakan Produk Produktif

0 9

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sawit untuk terus menciptakan produk yang dibutuhkan msyarakat saat ini. Hal ini untuk meningkatkan pendapatan di tengah pandemi Covid-19.

Plt Direktur Kemitraan BPDP-KS Muhammad Ferian mencontohkan saat ini muncul beragam produk dari perkebunan kelapa sawit, seperti hand sanitizer, sabun cair (liquid soap), suplemen minyak sawit merah, gula merah, dan kerajinan limbah sawit.

“Kami harapkan kemitraan dengan BPDP-KS tidak hanya wacana tetapi hasil akhir yang bisa membuat petani sawit yang dulunya belum punya usaha menjadi memiliki usaha dan kegiatan ekonominya jauh lebih baik,” katanya dalam video daring, pekan ini.

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ir Erliza Hambali mengungkapkan, Usaha Kecil Menengah (UKM) hand sanitizer berbahan kelapa sawit cukup menjanjikan. Karena, kelapa sawit dapat diolah tidak hanya menjadi makanan melainkan dapat menjadi produk energi, personal care dan bahan baku industri perminyakan.

Ads Air Haji

“Produk hand sanitizer dari sawit memiliki karakter berbeda dari produk lain. Untuk melindungi kulit dari kekeringan akibat penggunaan etanol pada konsentrasi tinggi, digunakan gliserol dari sawit yang dapat menahan penguapan air dari permukaan kulit serta memberikan kulit kelembaban dan kesegaran alami,” tuturnya.

Dia menjelaskan, bahwa sebagian besar konsumen mengkategorikan bahwa produk hand sanitizer sawit ini merupakan produk natural, alami dan organik.

Sementara itu, Asisten Deputi Pertanian dan Perkebunan, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Dewi Syarlen mengakui bahwa perkebunan merupakan subsektor pertanian yang mampu bertahan di masa pandemi. Komoditi sawit merupakan sektor paling tangguh dan menjadi penolong perekonomian Indonesia.

Berdasarkan data Kemenkop UKM, saat ini terdapat 67 juta UMKM di Indonesia, dari jumlah tersebut 5,6 persen merupakan UMKM di sektor pertanian. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.