Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Tumbuh di Kuartal II/2020, DPR: Sektor Pertanian Penyelamat Resesi Ekonomi

0 7

JAKARTA, KABARPANGAN.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengapresiasi kinerja positif Kementerian Pertanian (Kementan) di tengah pandemi Covid-19 yang tumbuh positif pada kuartal II/2020. Untuk itu, dia mendorong Kementan terus meningkatkan produksi pertanian yang berkualtas.

“Saya mendorong pemerintah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai lokomotif penyelamat Indonesia dari resesi ekonomi, karena telah terbukti sektor pertanian berkontribusi paling tinggi dalam menyelamatkan pertumbuhan ekonomi kita selama masa pandemi ini,” kata Johan di Jakarta, Sabtu (8/8).

Berdasarkan data BPS, sektor pertanian telah mencatatkan pertumbuhan paling tinggi pada sebesar 16,24 persen pada kuartal II/2020.

“Ke depan pertanian masih tetap menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi. Kebijakan yang diambil harus diorientasikan untuk membuka ruang sektor pertanian dalam arti luas untuk terus tumbuh dan bergerak,” tuturnya.

Legislator dari Dapil NTB ini mengungkapkan bahwa telah banyak para pakar dan akademisi yang menyarankan agar sektor pertanian menjadi prioritas pemerintah untuk menyelamatkan Indonesia dari ambang resesi ekonomi.

Dia juga mendesak pemerintah segera membuat kebijakan penambahan anggaran yang signifikan untuk mendorong sektor pertanian, termasuk didalamnya tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan dan kehutanan menjadi kunci penting menuju pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, wakil rakyat dari Pulau Sumbawa ini meminta menghilangkan ketergantungan yang sangat tinggi terhadap impor. Sebab langkah ini juga bisa meminimalisir terjadinya resesi ekonomi.

Ads Air Haji

“Selain itu perlu juga adanya program sustainabilitas sektor pangan sebagai kunci dari sustainabilitas perekonomian agar kita memiliki ketahanan pangan sebagai bagian strategis dari ketahanan nasional kita,” papar Johan.

Dia juga menyoroti pemerintah yang banyak memberikan stimulus kepada korporasi atau perusahaan besar tapi ternyata tidak berdampak pada peningkatan produksi dalam negeri.

“Sebaiknya pemerintah sekarang fokus menggenjot sektor pertanian dan memberikan proteksi harga komoditas pertanian supaya harga yang diterima petani tidak anjlok dan semoga daya beli masyarakat akan meningkat,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri mengatakan, strategi yang dijalankan Kementan di bawah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di masa pandemi sangat tepat.

“Pandemi Covid-19 ini tentu menimbulkan berbagai hambatan. Kami telah memformulasikan dua agenda darurat/jangka pendek. Agenda tersebut terdiri dari stabilitas harga pangan termasuk pengendalian harga, fasilitas pembiayaan petani dan padat karya pertanian,” ujar Kuntoro.

Agenda berikutnya, Kuntoro melanjutkan yaitu, agenda temporary/menengah, melalui diversifikasi pangan lokal, supporting daerah-daerah defisit dan antisipasi kekeringan.

Agenda ketiga terakhir, kata Kuntoro, dengan melakukan ekstensifikasi tanaman pangan, peningkatan produksi per tahun, pengembangan korporasi petani dan pengembangan para petani milenial. (mh/kp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.