Portal Berita Online

Visi Pembangunan Pertanian Pangandaran Sejalan dengan Kostratani

0 7

PANGANDARAN, KABARPANGAN.ID – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan bahwa kebijakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) Kementerian Pertanian (Kementan) sejalan dengan visi pembangunan pertanian di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Karenanya, Kabupaten Pangandaran menyambut baik kehadiran Kostratani di wilayahnya. Dikatakan, sejak beberapa tahun belakangan tengah fokus pada pemenuhan dasar kebutuhan masyarakat.

“Melalui program Kostratani kami bisa mengetahui beragam informasi dan data akurat. Artinya, kami bisa membuat beragam proyeksi terkait dengan pertanian dan nilai bisnisnya. Apalagi, kami juga memiliki arah pembangunan pertanian yang jelas,” ujarnya, Sabtu (16/8).

Sejak pandemi Covid-19 muncul, kata dia, aktivitas bisnis secara umum dan sektor pariwisata di wilayahnya terdampak virus corona. Namun, sebaliknya sektor pertanian, perikanan, dan peternakan tetap bertahan. Artinya, pihaknya akan mendorong ekonomi masyarakat terutama pada sektor pertanian.

“Aktivitas bisnis secara umum dan pariwisata di sini ikut berhenti karena Covid-19. Hanya pertanian dan lainnya itu yang bisa memberikan manfaat sekaligus menopang perekonomian masyarakat. Kami ini kabupaten baru,” ucapnya.

Jeje menambahkan, pihaknya bertekad akan mengembangkan sektor pertanian dengan memanfaatkan lahan yang terbentang luas di Kabupaten Pangandaran.

“Kami akan kembangkan lahan di sini di sektor pertanian. Selama ini, beberapa komoditi yang memberikan manfaat ekonomi besar, seperti gula dan kelapa. Kapasitas produksi gula ini mencapai 1.000 ton dengan market para perusahaan kecap,” ungkapnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan, Kostratani memiliki tujuan pada peningkatan produktivitas komoditas pertanian secara signifikan. Treatmentnya dimulai dari penguatan kapabilitas SDM. Sebab, SDM memiliki proporsi 50 persen untuk mengatrol produktivitas pertanian. Selain SDM, Kostratani juga akan menyempurnakan infrastrukturnya dengan basic teknologi digital.

“Kami optimistis, sektor ini akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang. Sebab, kami kuatkan SDM pertaniannya hingga melengkapinya dengan beragam fasilitas pendukung. Dengan sinergi ini, Pangandaran tentu bisa swasembada pangan secara menyeluruh,” pungkasnya.

Pada 2012, Kabupaten Pangandaran resmi berdiri. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran wilayah Kabupaten Ciamis. Pangandaran memiliki 10 kecamatan dengan 93 desa. Hingga 2014, total populasinya mencapai 450.658 jiwa. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.