Portal Berita Online
Ads Beras Haji

Waspadai Impor Buah-buahan Melonjak

0 15

JAKARTA – Impor buah-buahan tahun ini mesti diwaspadai. Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengalami defisit perdagangan buah mencapai USD 1,16 miliar pada tahun lalu.

Ketua Komite Tetap Hortikultura Kadin Indonesia Karen Tambayong mengatakan, impor buah ke Indonesia pada tahun lalu sudah tembus hingga Rp 20 triliun.

“Jumlah ini cukup besar. Kita patut waspadai karena berikutnya banyak hal yang harus kita hadapi,” ujarnya dalam video daring, Senin (10/8).

Data BPS menunjukkan, volume impor buah pada 2015 sebanyak 435 ribu ton dengan nilai USD 666,3 juta atau setara Rp 9,8 triliun.

Ads Air Haji

Sementara itu, pada 2019 volume impor buah melonjak drastis hingga 724,1 ribu ton senilai USD 1,48 miliar atau sekitar Rp 21 triliun. Nilai ekspor buah pada 2019 hanya sebesar USD 323 juta.

Dia juga mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai krisis pangan sebagaimana yang diingatkan oleh Badan Pangan Dunia (FAO).

“Tantangan kita adalah kurangnya lahan produksi. Lahan kita memang luas tapi pegunungan sehingga sulit mendapat hamparan,” ucapnya.

Sementara Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong masyarakat untuk konsumsi buah lokal. Selain itu, ia juga mendorong produsen untuk terus membenahi soal pengemasan sehingga menjadi industri yang berdaya sing.

“Kehadiran negara akan dimaksimalkan. Realisasi anggaran-anggaran pemerintah dan beberapa program untuk mendukung juga bisa dipercepat,” tukasnya. (mh/kp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.